Noona, Haengbokhaeso [Part 1]

Noona, haengbokhaesoo -1

 

Author : pooKim
Cast :

  • You as Kaehye
  • Kyuhyun as Dongsaeng
  • Kibum as Oppa
  • Park Jungso as Appa
  • Tifanny as Stepmom
  • Eunhyuk as stepbrother
  • Jessica as stepsister
  • Cameo : Others Idol

Genre : Family, Angst, Hurt
Length : Chaptered

“Kyuhyun-ah , jib-e kajja (ayo pulang)” suaraku bergema kesudut-sudut sebuah ruang kelas yang sudah sepi. Tapi masih ada seorang disana, menunggu dalam kesunyian di pojok kelas sambil memandang keluar dari kaca jendela. Mendengar suaraku yang memecah keheningan ia sontak menoleh dan melayangkan sebuah senyum yang tak asing di mataku. “Mianhae membuatmu menungguku terlalu lama” kataku ketika sosoknya sudah berdiri dihadapanku.

“Ne gwaenchanh-a, noona” sahutnya dengan senyum yang tak asing itu.

Kamipun kemudian berjalan berdampingan menyusuri koridor sekolah lantai 2 yang sangat sepi. Sekarang pukul 17:02 , aktivitas sekolah selesai sekitar sejam yang lalu.

“Apa kau benar tidak apa-apa menungguku selama itu Kyuhyun-ah?” tanyaku sembari kami menuruni tangga dari lantai 2 – ruangan kelas 2 SMA Moon Byung berada.

“Ne, noona. Jeongmal gwaenchanh-a. Jangan terlalu mengkhawatirkanku” jawabnya.

“Anii. Noona hanya merasa tidak enak kau menunggu selama itu. Apalagi kalau sampai teman kelas noona yang berandalan itu mengganggumu, otteokhe ?” jelasku lagi yang sangat ketahuan kalau aku mengkhawatirkan dongsaengku ini.

“Sudahlah, noona tidak perlu khawatir seperti itu. Aku akan baik-baik saja. Aku juga tidak akan mati hanya karena menunggu selama itu kok” jelasnya sembari tertawa kecil.

“Iya juga sih, tapi noona benar-benar tidak tega harus membuatmu menunggu hingga kegiatan Club noona selesai, dan lagi pelajaran tambahan noona akan semakin banyak menjelang Ujian yang sudah dekat ini, bisa-bisa akan membuatmu menunggu semakin lama Kyuhyun-ah” ujarku. Aku diam sejenak memikirkan kata-kataku selanjutnya. “Apa tidak sebaiknya kau pulang duluan saja?” ekspresinya tiba-tiba berubah dan ia menghentikan langkahnya seketika.

“Andwae! Bagaimanapun cara noona memaksaku pulang duluan dengan alasan seperti itu, sungguh tidak logis bagiku. Aku akan menunggu noona selama apapun” ucapnya lancar yang membuatku tertegun, nafaskupun semakin berat kuhembuskan. Sudah kuduga ia akan seperti ini lagi.

“Kyuhyun-ah” lagi-lagi aku hanya bisa menghela nafas dengan berat. “Kalau kau melakukan itu karena janjimu, sebaiknya hentikan saja. Noona sama sekali tidak menyalahkanmu waktu itu” aku menatapnya dalam.

“ . . . ” tak ada sahutan yang keluar dari bibirnya, ia hanya membalas menatapku dengan mata sayunya itu. “Ya! Jangan membalas tatapan noona seperti itu. Haissh~ sebaiknya kita pulang segera sebelum gelap. Kajja!” aku kemudian merangkul lengan kirinya dan menariknya berjalan dengan cepat, ia hanya tersenyum tipis.

❣ Ⓝⓞⓞⓝⓐ • Ⓑⓔ Ⓗⓐⓟⓟⓨ ❣

“Kyuhyun-ah, jib-e kajja” . . . . . . . .

Sepulang sekolah, seperti biasa kami melewati sebuah gang kecil yang lumayan sepi sebagai jalan pintas ke halte bus. Saat masih duduk dibangku SMP-pun kami selalu lewat digang ini. Tidak ada yang aneh sebelumnya, tapi hari ini rasanya sangat berbeda. Entah aku bermimpi apa semalam, aku seakan merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi pada kami di gang ini.

Kliiiing~ sebuah botol berdenging menghantam tanah, dari kejauhan terlihat sekelompok orang yang sedang duduk di ujung gang. Tampang mereka sangat menyeramkan.

Buuush~#!
Seketika serasa ada hawa kegelapan melingkupi gang ini saat salah satu dari mereka melihat kearah kami. Sejurus kemudian bulu kudukku berdiri dengan tegaknya, aku bergidik ditempat. Tanpa sadar pula aku menggenggam lengan Kyuhyun dengan sangat kuat, ia hanya menoleh sebentar kearahku.

Sekawanan orang itu tiba-tiba bangkit dari tempat mereka dan berjalan kearah kami. Kyuhyun yang sadar kalau bahaya datang dengan cepat menarikku pergi hendak keluar dari gang itu. Tapi sayangnya, saat berbalik beberapa orang menyeramkan muncul lagi dihadapan kami, tampaknya bagian dari kawanan itu.

Kyuhyun menggenggam tanganku erat.

“Heyy! Apa kalian anak Park Jungso ?!” tanya seseorang diantara kawanan itu. Suaranya berat, kesannya menakutkan. Tidak ada sahutan dari kami, aku terlalu takut untuk berbicara. Tangan Kyuhyun yang semakin erat kugenggam membuatnya menoleh lagi kearahku. Ia menatapku dengan tatapan yang aneh, mengisyaratkan sesuatu yang tidak kumengerti.

“Ya! Aku tanya sekali lagi apa benar kalian anak Park Jungso hah ?!!” kali ini orang itu membentak. Suara beratnya yang diiringi dengan nada tinggi membuatku tersentak. Setetes air jatuh dari pelupuk mataku mengalir ke pipi hingga jatuh menghantam tanah tanpa mengeluarkan bunyi. Aku tertunduk menahan butiran air selanjutnya agar tidak jatuh, tapi malah membuatnya mengalir tanpa melalui pipiku.

“Noona, aku ingin noona berjanji padaku” bisik Kyuhyun tiba-tiba. Aku menatapnya lekat-lekat dengan mataku yang memerah. “Jangan pernah menoleh dan kembali ! Sekali pun noona tidak boleh melihat kebelakang tetapi teruslah berlari ! Arasso ?!”

Deegg~

Ada apa ini? Mengapa ia tiba-tiba bicara seperti itu di saat seperti ini? Apa maksud dari perkataannya itu? Mengapa aku tidak boleh melihat kebelakang? Begitu banyak pertanyaan yang muncul dipikiranku .

“Noona lari !!” seketika suaranya melengking bergema kesudut gang itu, ia mendorongku sejauh mungkin dari kepungan kawanan itu. “Jangan berbalik ! Lari noona lari !” teriaknya lagi. Inikah yang ia maksud agar aku jangan melihat kebelakang? ‘Tidak ! Ini tidak benar !’ batinku. Tiba-tiba seseorang mencengkram bahuku dari belakang, sontak aku meronta dan berusaha melepaskan diri. Tapi cengkramannya cukup kuat, menghabiskan energy yang cukup banyak untuk melepaskan diri dari orang ini.

Tanpa disadari orang itu lalu menarik jas sekolahku dan mendorongku hingga tersungkur keaspal. Dengan sisa energy yang masih ada padaku, sekuat tenaga aku menendang orang itu yang mulai mendekatiku.

Aku sama sekali tak sempat melihat kearah kyuhyun, apakah ia baik-baik saja? Ataukah sesuatu telah menimpanya? Ingin sekali aku berbalik kearahnya tapi itu tak bisa, aku harus lari, aku harus pergi dari sini seperti yang kyuhyun minta. Tapi , , , sanggupkah aku?

“Arrgghhh~!!” seseorang menjerit. Kyuhyun! Kyuhyun kah itu ?! “ARGHHH~!!” jeritannya semakin keras, begitupun airmataku yang semakn deras mengalir mengiringi jeritan itu. Aku tak sanggup lagi ! Aku harus berbalik.

Degg ~ !

Dadaku seketika sesak. Pemandangan yang tak pernah kubayangkan kini terlihat jelas dikedua bola mataku. Kyuhyun terbaring lemah diatas aspal kering sambil merintih kesakitan, terlihat beberapa luka memar di wajah dan lengannya. Apa yang harus kulakukan? Bagaimana bisa aku membantu kyuhyun? Aku juga yang sedang berusaha melepaskan diri ini kecil kemungkinan untuk lolos.

Oh tidak ! Seseorang diantara mereka terlihat membawa sebuah balok. Untuk apa balok itu? Apa yang dilakukannya dengan balok itu? Jangan bilang . . . Tunggu ! Jangan ! Jangan seperti ituuuuuu ! “Kyuhyun-aaaaaah!!!” teriakku sekuat mungkin hingga membuat leherku sakit, dan entah darimana asalnya aku memperoleh kekuatan yang membuatku lolos dari orang yang sedari tadi menahanku, aku berlari sekencang mungkin kearah kyuhyun.

Orang itu ! Akankah dia memukul kyuhyun? Andwae, ia mengangkat tangannya dan mengarahkan balok itu ketubuh kyuhyun yang masih saja terbaring lemah. Jebal ! Haruskah seperti ini? Haruskah berakhir seperti ini? Jebal kali ini biar aku yang melindunginya, jebalyooo! “Kyuhyun-aaaaaah” jeritku lagi sembari meraih tubuh kyuhyun yang tergeletak ditanah dan memeluknya erat. “Noona akan melindungimu” bisikku tepat ditelinga kyuhyun, aku merasakan sepersekian detik ini balok itu akan menghantam punggungku, dan . . . . . .

TBC 😀

Mian kalau kurang menarik .
Comment juseyoo~~ ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s