Everything For You [Songfic]

Bonamana . . . . . ♫ ♬ ♪

Mataku tertuju pada layar TV besar disudut café . lagu yang sangat tak asing ditelingaku . bagaimana tidak , pada playlistku lagu ini berada di urutan pertama . tubuhku saja tidak tahan untuk menari kecil di tempatku duduk , sambil manggut-manggut dan disertai hentakan kaki ke tanah . saat ini aku berada di sebuah café tempat ummaku biasa janjian bersama sahabatnya . aku selalu mengekor dari belakang , kalau soal makan aku tidak mau ketinggalan .

Belum habis lagunya tiba-tiba acara TV terganti ke berita , tapi tetap pada channel yang sama . ‘ahh! Kenapa dipotong lagunya?’ batinku kecewa . aku tidak begitu tertarik dengan berita , jadi malas untuk menolehkan kepalaku te TV . aku menyantap makananku dengan lahapnya , tapi hatiku masih kecewa karena lagu kesukaanku dipotong begitu saja .

“Mikie , bukankah itu Super Junior ?” seru umma tiba-tiba sambil menunjuk kearah TV .

“mana ?” tanyaku antusias dan segera menolehkan kepalaku kearah yang di tunjuk oleh umma . melihat super junior di TV saja aku sudah senang , aku menoleh sambil tersenyum sendiri ke arah TV . tapi bibirku sulit menyimpulkan sebuah senyuman saat aku menonton sebuah kejadian yang sangat tidak ingin kutonton . tapi mataku tidak ingin lepas dari layar besar itu .

#

Berita Hari Ini . . .

Sebuah kecelakaan terjadi di jalan Tol . . . . . .

Dari kejadian ini , 5 orang menderita luka serius dan telah di larikan ke rumah sakit terdekat . . . . .

Dan yang lebih mengejutkan lagi , 3 dari 5 korban adalah member dari Super Junior . . . .

#

Aku tidak bisa mencerna kata-kata yang diberitakan tadi , ‘kecelakaan LAGI ?’ batinku tak percaya . aku berdiri dari tempat dudukku dan melangkah kearah TV di sudut café . orang-orang yang berada di café tersebut memandangku dengan tatapan aneh . mungkin mereka menganggapku orang yang aneh . tapi aku tidak peduli . aku belum bisa mempercayai apa yang aku lihat sekarang di depan mataku .

❝ I saw it

But not sure what I seeing

I heard it

But not sure what I heard

Even if I know it

Im not sure if I really know it ❞

Posisiku sekarang berjarak ±1m dari TV café . handphone yang tadinya kugenggam kubiarkan terlepas dari tanganku , jatuh hingga menghantam tanah . air mataku yang sudah memenuhi kantung mataku keluar dengan derasnya . sekarang mataku fokus melihat beberapa member menangis sesunggukan di dalamnya .

❝ Today , another hard day

The unexpected sound of thumping heart

The thump that can’t be forgotten even if I frown my face

Because I Love You , cause I Love You ❞

Tiba-tiba aku merasa tubuhku menjadi sangat berat , tak bisa kotopang lagi dengan kedua kakiku . akupun tersungkur jatuh ke tanah . ummaku yang melihat itu segera menghampiriku .

“Mikie , kau kenapa ? ayo cepat bangun” seru umma . “Mikie , orang-orang melihatmu . apa kau tidak malu ?” serunya lagi sambil berusaha mengangkatku berdiri . aku sama sekali tidak mendengar apa yang di katakannya . meski umma berbicara dekat di telingaku , tapi pikiranku jauh dari tempatku berada . “Mikie , sadarlah . kau tidak ada hubungannya dengan mereka . kenapa kau seperti ini ?” mwooo ? kata ‘hubungan’ sangat ku dengar jelas . aku menepis tangan ummaku yang memegangi lenganku dan menjauh darinya .

“mwooo ? tidak ada hubungannya ? apa alasanmu berkata seperti itu ? jelas-jelas aku ada hubungannya dengan mereka . aku adalah seorang ELF . ELF dan super junior adalah keluarga . sampai kapanpun kami tetap keluarga . walau sekalipun mereka tidak pernah tahu aku hidup atau tidak . dan aku berjanji akan melakukan apa saja untuk melihat mereka bahagia” kataku dengan nada tinggi dan diiringi airmata yang membasahi mataku sedari tadi . ‘apa yang aku katakan ? aku tidak pernah berbuat seperti ini sebelumnya , aku mempermalukan ummaku sendiri di depan umum . aku bukan anak yang durhaka . tapi kumohon umma mengerti keadaanku sekarang . aku juga sebenarnya tidak ingin berbuat sampai seperti ini . kuharap umma akan mengerti . mianhaeyo umma’ batinku menyesal . aku berbalik , berjalan keluar dari café dengan langkah berat dan tatapan kosong .

❝ forgive me if I possibly hurt your feelings today

My immature self just said immature things

If you possibly can’t understand my feelings , it’s fine

No need for excuses , it’s my fault ❞

*Jinki POV*

“Mikie-ya , kau sudah melihatnya ?” seru ku yang dengan langkah terburu-buru menghampiri Mikie saat ia keluar dari café .

“….” Ia hanya terdiam , aku mengerti .

“neo gwaenchanh-a ?” tanyaku khawatir padanya .

“oppa , bawa aku ke korea” katanya tiba-tiba .

“mwo ? mengapa tiba-tiba ?” tanyaku yang sedikit kaget

“aku mohon” ia menatap mataku dengan matanya yang sudah sembab . kalau melihatnya seperti ini aku jadi tidak bisa menolak . aku sudah menganggapnya seperti adikku sendiri setelah mengenalnya . aku ke Indonesia sengaja untuk mengunjunginya . tapi siapa sangka hal ini akan terjadi . aku tahu ia sangat menyukai Super Junior hyung .

❝ she is crying . . . .

The overwhelming sadness is flowing

It is so difficult to take a step

She stands , crying ❞

“cheotseumnida . besok kita akan ke korea” kataku sambil tersenyum .

“anii . aku tidak bisa menunggu sampai besok . aku mau sekarang” katanya dengan nada datar , sepertinya masih shock .

“ah? kalau begitu kita berkemas dulu”

“tidak perlu . aku tidak mau membuang-buang waktu” ia kemudian berjalan . aku mengikutinya sampai kearah parkiran tempat mobilku berada . tanpa kata-kata darinya , aku sudah tau apa yang ia inginkan . aku melajukan mobilku menuju bandara . sepanjang jalan ia hanya diam sambil memandangi jalan yang kami lewati melalui kaca jendela .

❝ I have to leave , I have to hurry and leave

Affection will soon turn to tears ❞

“duduklah dulu” seruku ketika sampai di bandara . aku sibuk membeli tiket sambil sesekali meloleh ke arahnya yang terduduk dengan tatapan kosong . setelah 2 lembar tiket dengan tujuan korea berada di genggamanku , aku terpikir untuk menghubungi temanku yang berada di korea agar ia menyiapkan beberapa helai pakaian untuk Mikie karena kami tidak sempat berkemas .

“Mikie-ya , minumlah dulu” kataku sambil menyodorkan coffelate kesukaannya . cuaca hari ini sangat buruk dan suhu sudah mulai dingin .

Sorry sorry ♫ ♬ ♪

Handphoneku berdering *one message received* . Mikie yang duduk tepat disebelahku sontak berbalik kearah datangnya bunyi itu .

“aku mau ke toilet” katanya tiba-tiba .

“mau kutemani ?”

“tidak perlu !” jawabnya cepat .

Aku melihat kembali handphoneku .

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Inbox ✉

13/–/—- 19:50

From : Mikie-ya umma .

Jinki-ah , apa kau bersama dengan Mikie ?

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Outbox ✉

13/–/—- 19:52

Ne , ahjumma . kami sedang di bandara . Mikie memaksa ingin ke korea .

Bagaimana ini ? aku akan mengantarnya pulang jika ahjumma tidak setuju ia pergi .

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Inbox ✉

13/–/—- 19:54

Aniyo . tidak perlu .

Biarkan saja dia . aku mengerti .

Tolong Jinki-ah jaga Mikie baik-baik ya .

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Outbox ✉

13/–/—- 19:56

Ne , ahjumma . aku pasti akan menjaganya baik-baik .

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Sudah 6 menit berlalu , Mikie belum juga kembali dari toilet . tapi sekarang mataku teralihkan oleh TV yang ada di ruang tunggu . lagi-lagi berita tentang kecelakaan itu . ‘kalau Mikie melihatnya , ia pasti akan sedih lagi’ batinku .

“pak , sebelumnya saya minta maaf , bisakah channelnya di ganti ?” pintaku pada seorang petugas . petugaspun mengabulkan permintaanku itu , tapi sayangnya di semua channel sama saja . kali ini beritanya datang dari fans mereka , ELF .

#

E.L.F menangis . . . .

#

Beberapa gadis histeris . . . .

#

Sebuah fans club dari Super Junior , ELF , menggelar aksi doa bersama . . . .

#

❝ it’s so hard to live day by day without you

You’re my life . . . . . . . .

Words like im sorry and goodbye

Why do you hurt me so

I promised , but im crazy in love again

It’s so cruelly gripping my heart and shaking me ❞

Aku rasa aku mengerti . mereka juga pasti merasakan seperti yang Mikie rasakan sekarang .

“sekali lagi saya minta maaf , bisakah TVnya di Off dalam beberapa menit ini ? hanya sebentar saja” pintaku lagi pada petugas . sepertinya mustahil . “aku mohon , pak . beberapa menit saja” kataku dengan wajah memelas .

“oppa tidak perlu melakukan itu” kata Mikie yang tiba-tiba muncul sontak aku berbalik kearahnya . matanya sembab , mungkin ia habis menangis saat di toilet tadi . “aku tidak apa-apa” sambungnya dengan berusaha untuk tersenyum .

*Mikie POV*

❝ saying farewell , how can am I supposed to be well

How am I supposed to send you away while smiling ❞

Akankah aku baik-baik saja ?

setelah menangis beberapa menit di toilet tadi , tenagaku seperti terkuras habis , membuatku ingin memejamkan mata sebentar . tapi tetap saja tidak bisa , hatiku galau dan sangat gelisah . beberapa jam lagi aku akan sampai di korea . aku senang jika akan bertemu mereka , tapi tidak dalam keadaan seperti ini . lagi-lagi aku menatap kosong kedepan .

“pakai ini” kata Jinki oppa sembari memakaikan earphone ketelingaku . ia sepertinya memperhatikan kegelisahanku tadi .

▶ Pajama Party ♫ ♬ ♪

Lagu ini selalu membuatku tertawa , apa lagi melihat MVnya . tapi akankah aku tertawa sekarang ? aku memang tertawa , tertawa seperti biasanya , tapi tetap saja menitihkan air mata sesudahnya . rasanya aku jadi cengeng .

Jinki oppa tertidur lelap di sampingku , mungkin ia sangat lelah . aku jadi merasa bersalah merepotkannya . kulihat ipod di genggamannya . ku raih ipod itu , begitu banyak lagu Super Junior disana . tapi hanya ada sebuah lagu yang pas untukku .

▶ Coagulation ♫ ♬ ♪ [translate]

❝ where they’re from and how they form over and over even I don’t know

The only thing I know is that I just really hurt

My formerly burning heart is slowly becoming cold

I don’t know what to say , or how to hold on to you

How can I , how can I do it ❞

❝ how if I can’t see you again then how can i

Tomorrow morning when I unknowingly reach for the telephone

What will I do then

I want to smile and leave you with a good image but when I look at you

The tears ultimately fall down ❞

Aku menginjakkan kakiku untuk pertama kalinya di bandara Incheon setelah turun dari pesawat . melewati rumah sakit tempat korban kecelakaan kemarin di rawat , termasuk 3 member Super Junior . didepan rumah sakit itupun dipenuhi oleh orang-orang yang ingin mengunjungi mereka , yang setia mensupport mereka , ELF . terlihat juga spanduk-spanduk yang mereka bawa , di antaranya bertuliskan

#

Super Junior , Sarangaheyo .

#

Oppa , Saranghaeyo . Get well soon !

#

Dll . . .

“istrahatlah dulu , kau pasti lelah” seru Jinki oppa ketika sampai di apartmentnya .

“tidak perlu oppa , aku tidak lelah . bisakah kita kesana sekarang ?” kataku sambil memandang kota Seoul melalui beranda apartmentnya .

“apa kau yakin ?” tanyanya ragu . dan aku hanya mengangguk .

Setelah mengganti pakaian dengan pakaian yang lebih hangat kami langsung berangkat menuju rumah sakit . udara kota Seoul sudah mencapai puncaknya , membuat paru-paruku membeku . tapi aku tidak begitu mempedulikan tubuhku yang sudah menggigil kedinginan . Jinki oppa melajukan mobilnya dengan sangat cepat hingga kami akhirnya tiba dirumah sakit kurang dari 15menit

paman dari Jinki oppa adalah orang penting di SMEnt. jadi ia bisa membantuku . apalagi Jinki oppa kenal dekat dengan para artis di SM termasuk Super Junior oppa .

langkahku terhenti di ujung koridor rumah sakit lantai 2 . tangis memenuhi ruangan yang ingin kutuju . orang disekitarnya hanya menangis , mungkin tidak percaya kejadian ini terulang lagi . beberapa membe yang tersisa terlihat di sekumpulan orang-orang itu . aku hanya diam mematung sambil memperhatikan mereka yang dengan mata sembab dan tangis terisak-isak . kulihat juga beberapa orang yang melesat cepat di sampingku , agak lama kukenali sosoknya , mereka adalah hangeng oppa . . . kibum oppa . . . dan kangin oppa . . . tangis mereka memecah keheningan di sekitar koridor lantai 2 itu .

❝ I should have not looked at you

I should have lived in another world

If I lived without knowing you

I wouldn’t have known this pain ❞

“kau tidak mau kesana ?” tanya Jinki oppa .

“ani” jawabku singkat tanpa mengalihkan pandanganku sedikitpun

“oppa pikir kau ingin sekali bertemu dengan mereka”

“ye , memang . tapi tidak dalam keadaan seperti ini . keberadaanku disana hanya akan menggangu mereka saja . apalagi mereka tidak mengenalku . andaikan aku lebih berguna . . . aku akan melakukan apa saja yang kubisa untuk mereka . apa saja” ucapku panjang lebar dan mataku mulai berair .

Beberapa jam berlalu . semua member sudah pergi karena ada jadwal penting yang menunggu mereka . walaupun mereka berat hati dan sangat tidak ingin pergi meninggalkan rumah sakit , tapi mereka harus karena tuntutan profesi .

Kulihat sudah tidak ada siapa-siapa disana kecuali suster dan dokter yang lalu lalang mengecek keadaan pasien . Jinki oppa juga sibuk dengan proyek baru pamannya .

Barulah aku mempunyai keberanian untuk mendekat keruangan itu . selangkah demi selangkah ku telusuri koridor itu , rasanya semakin berat aku melangkah dan ruangan yang kutuju semakin menjauh .

❝ my foolish love that simply looks at you like an idiot

You don’t know

No matter what . . ❞

Jantungku seakan berhenti berdetak , mataku membelalak menatap satu sosok yang terbujur kaku diatas ranjang yang berada di pojok melalui sela-sela kaca jendela ruangan itu . ‘apakah ia masih hidup ?’ batinku . disekujur tubuhnya penuh dengan alat-alat yang menyumpal . aku tidak tertarik menoleh ke tempat 2 oppa terbaring , karena sepertinya mereka tidak separah magnae yang satu ini . ‘lagi-lagi dia yang terparah’ batinku yang tidak tega melihat keadaannya .

Apakah tidak cukup penderitaan waktu itu ?

Mengapa membuatnya merasakan ini lagi ?

❝ what do I do ? my tears cause problem again

I don’t wanna cry , I don’t wanna

Even though I try to endure , it’s begging me to

Bring you back , I wants to see you

Not knowing that you don’t even look at me ❞

“kritis !” seru seseorang dari arah belakangku . lagi-lagi aku malas untuk menoleh . ia kemudian mendekat -aku merasakan kedatangannya , dan ia menjajarkan tubuhnya di sampingku .

“andai aku bisa menggantikan posisinya , pasti akan ku gantikan . tidak ingin membuatnya merasakan hal yang seperti ini lagi , sangat tidak ingin” katanya sambil sesunggukan . aku menolehkan sebentar kepalaku kearahnya . matanya sembab , airmatanya pun tidak berhenti keluar , membasahi pipi hingga baju yang ia kenakan . Donghae oppa . dia lebih cengeng dariku .

“. . .” Aku hanya diam , ternyata donghae oppapun ingin berkorban untuknya , selain aku . ia kembali pasti karena ingin berada disamping orang-orang yang ia sayangi ini .

tangisnya semakin menjadi-jadi , bahkan hampir saja dia ambruk ke tanah . entah darimana keberanianku datang , aku langsung memeluknya untuk menahannya agar tetap berdiri-iapun membalas pelukanku bahkan memelukku sangat erat . entah apa yang kurasa sekarang senang , sedih , gelisah , takut , bahagia ? semuanya campur aduk . aku senang donghae oppa ada di pelukanku , tapi situasinya berbeda .

“entah ini akan bertahan lama atau tidak . aku hanya ingin dia tidak merasakan sakit lagi . tidak ingin dia terluka seperti ini lagi . melihatnya seperti ini-kalau aku jadi dia , akan lebih baik pergi setelah kejadian itu” katanya yang kali ini tidak begitu jelas karena saking sedihnya hingga tidak bisa berkata-kata lagi , tapi tetap sangat jelas kutangkap . aku sebenarnya juga berfikir sama seperti donghae oppa . tapi . . .

“oppa . . oppa bukanlah dia . dia berbeda dengan oppa -dan juga aku- aku yakin ia pasti ingin tetap hidup , karena tidak ingin melihat orang-orang yang di sayanginya bersedih karena dirinya , termasuk oppa . ia sangat menyayangi oppa dan yang lainnya , makanya ia bertahan . dan jika ia sudah tidak bisa bertahan lagi , aku harap oppa yang menguatkannya . buatlah ia tetap ingin bertahan , karena ia hanya ingin kalian yang membuatnya bertahan” kataku yang tidak kalah sedihnya dengan donghae oppa .

❝ inside my tears become the rain

And my cry becomes this thunder

And they shatter my heart

Don’t leave me , please don’t go leaving me ❞

Aku berjalan menjauh dari depan ruangan itu , sambil sesekali menoleh kearah donghae oppa yang tertidur di kursi tepat depan ruangan . ia pasti lelah karena kebanyakan menangis setelah kejadian itu , hingga tadi tanpa sadar tertidur di pelukanku .

*Jinki POV*

“apa yang kau lakukan ? pabo !” makiku pelan sembari menangisi sebuah nisan . aku tidak percaya ia melakukan itu . “kau sungguh pabo ! pabo ! pabo !” memukul kecil nisannya yang baru saja di jejaki ke tanah .

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Our daughter , sister , and friends

MIKIE JOYCELIN

01-06-1993 – 02-06-2010

Rest In Peace

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

_:: FLASH BACK ::_

Sudah hampir sebulan lamanya kyuhyun hyung terbaring diranjang itu dengan ditemani oleh alat-alat yang menempel pada tubuhnya yang membuatnya bertahan . sampai kapan ia akan tertidur sperti itu ? sedangkan kedua hyung yang lain sudah siuman , dan hanya perlu beristrahat lebih . kabar yang di dengar dari dokterpun sama saja setiap harinya . ‘kondisinya stabil sama seperti kemarin’ 2hari yang lalu , seminggu yang lalu , hingga sampai sekarang kondisinya sama saja , tidak ada perubahan .

‘tidak adakah upaya tim dokter untuk membuatnya lebih cepat sadar ?’ batinku yang kedengaran sudah mulai capek atas penjelasan para dokter yang monoton . aku menoleh ke arah Mikie yang tengah tidur bersandar ke bahuku , ia terlihat sangat lelah . padahal hari ini kan ulang tahunnya , seharusnya ia terlihat bahagia sekarang , bukan malah tidak semangat seperti ini . sebegitu cintanyakah pada Super Junior hyung ?

Disaat semua orang sedang terlelap dalam tidur dan bermain-main dengan mimpi mereka , alarm rumah sakit berbunyi , sepertinya seorang pasien sedang kritis . para dokter dan suster berlarian kearah kami dan memasuki ruangan tempat Super Junior hyung terbaring . kami yang berada tepat di depan ruangan itu sama sekali tidak menyadari apa yang terjadi . ‘kami saja yang seharian standby di depan ruangan ini tidak tahu perubahan situasi pasien , dan apalagi selama ini kondisinya stabil , bagaimana bisa langsung kritis seperti itu ?’ batinku tak percaya .

1pasien dengan cepat di bawa ke ruang operasi . yaa , dan dialah yang terparah , kyuhyun hyung . kami semua mengikutinya hingga ruang operasi . tidak lama masuk , seorang dokter keluar dengan ekspresi panik dan tak menyangka hal ini mendadak terjadi .

“kondisi jantung pasien melemah , sepertinya ada serpihan yang tertinggal karena saat kecelakaan itu sebuah benda menusuk dadanya hingga ke jantung . kami pikir , kami sudah membersihkan luka dari serpihan itu , ternyata kami melakukan kesalahan” jelas sang dokter

“mwoo ? mengapa bisa seperti itu ? apa yang anda lakukan ? anda sudah lalai mengerjakan tugas anda sebagai seorang dokter ! anda tidak pantas !” seru Super Junior hyung yang lain dengan penjelasan dokter tadi . aku saja panas mendengar dokter itu berbicara lancar seolah hal ini hal sepele . “kalau begitu lakukan saja yang terbaik . bersihkan lukanya , dan buat dia sadar !” aku membelalak melihat Mikie angkat suara dengan nada yang keras pada dokter itu . orang sekitarpun tidak kalah kagetnya denganku .

Tapi sepertinya ada suatu masalah lagi .

“kami pasti akan melakukan yang terbaik . tapi , fasilitas rumah sakit tidak memungkinkan . kami harus melakukan transplatasi jantung . dan sayangnya stok jantung untuk transplatasi memang tidak ada untuk saat ini . kami sangat menyesal . dan sekarang kami hanya melakukan bypass saja untuk membuatnya bertahan sampai jantung baru kami dapatkan . tapi itu tidak akan bertahan lama , ±2 jam kami bisa melakukan bypass padanya , karena awalnya ia sudah kritis dan tidak sanggup bertahan terlalu lama . jeongmal mianhaeyo . kami akan berusaha yang terbaik” jelas dokter itu yang kemudian memasuki ruang operasi dengan wajah bersalah .

Shock ! hanya itu yang kugambarkan untuk situasi saat ini .

Mikie , Super Junior hyung , kel. besar SMEnt. dan semuanya hanya menatap kosong kedepan . diam . hening . menahan tangis dengan kedua tangannya . dan airmata yang keluar lebih deras dari sebelumnya .

“oppa ! mau menemaniku sebentar ?” kata Mikie yang tiba-tiba merangkul lenganku . entah mengapa ia tersenyum waktu itu , tapi wajahnya juga tidak bisa pungkiri kalau dia habis menangis .

“ah! Mau kemana ? toilet ?”

“ani . . aku ingin jalan-jalan sebentar . jika berada disni , aku jadi ingin terus-terusan menangis” katanya sambil menarikku menjauh

“memangnya kau mau kemana ?” tanyaku setelah sampai di luar rumah sakit .

“tidak kemana-mana . hanya ingin jalan-jalan sebentar saja dengan oppa . memangnya tidak boleh ?”

“aniyo . tentu saja boleh . oppa hanya heran , mengapa kau seperti ini ? kau kan selalu ingin berada di rumah sakit menemani mereka , dan lagi kondisi kyu hyung memburuk , kenapa malah ingin jalan-jalan ? aneh ! hhaha” ledekku sambil mengacak lembut rambutnya

“ihh . enak saja mengataiku aneh . oppa tuh yang aneh . hhaha” balasnya . “hari ini kan ulang tahunku , walaupun sebentar lagi waktunya habis , tapi aku masih ingin merayakannya . oppa tidak perlu repot-repot memberiku kado . hhe!” sambungnya

“yaa! Siapa juga yang mau memberimu kado ? kau sudah menyusahkanku selama disini . aku tidak akan memberimu kado”

“huh!” katanya kesal . aku hanya tertawa , senang melihatnya kembali seperti Mikie yang dulu lagi

“oppa !” serunya , ekspresinya aneh , wajahnya berubah menjadi serius sekarang . “hm ? wae ? ada masalah ?” tanyaku khawatir .

“anii . oppa jangan selalu menghawatirkanku , itu membuatku tidak tenang . aku cuma ingin berterimakasih pada oppa . oppa sudah memenuhi permintaanku selama ini , aku anggap itu sebagai kado ulang tahunku . oppa juga sangat baik padaku , maaf aku tidak bisa membalas kebaikan oppa itu . tapi karena aku tahu satu hal bahwa oppa tidak ingin aku menangis lagi , mulai sekarang aku janji pada oppa , aku tidak akan pernah menangis . aku juga sudah capek menangis . sangat melelahkan . tapi oppa juga harus janji padaku , oppa harus selalu tersenyum . walau apapun yang terjadi . Arasso ?!” katanya yang membuatku merasa aneh . seakan-akan aku tidak akan pernah bertemu dengannya lagi . “oppa . jangan menatapku seperti itu” serunya .

“ahh . mian . . ne ,, oppa janji” kataku menyudahi percakapan yang membuatku aneh ini sambil berjalan kembali ke rumah sakit .

Disepanjang jalan ia bernyanyi kecil sambil tersenyum . sesekali menyuruhku untuk bernyanyi bersamanya .

“oppa ! gomawo” katanya berbisik di telingaku .

Hari ini ia sangat aneh , aku merasa sesuatu akan terjadi padanya .

Saat kami tiba di rumah sakit . suasana mencekam datang tiba-tiba , semuanya terlihat begitu shock . jantung yang dibutuhkan belum juga didapat dan waktunya semakin tipis . ‘apa yang kau pikirkan sekarang Mikie ? mengapa di saat seperti ini kau masih bisa tersenyum ?’ batinku penuh tanya sambil menatapnya .

“oppa , aku mau ke toilet” katanya tiba-tiba .

“ohh! Oppa antar” kataku sambil berjalan mendahuluinya .

“ani . . tidak perlu , aku tau tempatnya” ia menahan tanganku lama . . . dan kemudian berjalan perlahan .

#drap. .drap. .drap. .

Seorang dokter dan beberapa suster dibelakangnya berlari kearah kami . sebuah kotak yang lumayan besar terlihat digenggaman salah seorang suster . sepertinya kotak yang sangat penting . dokter dan suster-suster itu mengambil langkah seribu masuk kedalam ruang operasi kyuhyun hyung . Selang 2menit , seorang suster yang menggenggam kotak tadi keluar dari ruang operasi .

“apa yang terjadi ? isi kotak tadi apa ?” tanyaku menyelidiki

“kami sudah menemukan jantung untuk pasien cho kyuhyun , dan didalam kotak itulah jantung baru pasien cho” jelas suster itu .

“suster jangan sembarangan memberikan jantung padanya . kalau jantung barunya itu bermasalah sama sajakan ?!” seru teuki hyung . saat ini aku tidak tertarik dengan jantung baru itu , aku hanya memikirkan Mikie yang sampai sekarang juga belum kembali dari toilet .

“ahh! Ani . . kami sudah memeriksa , jantung itu masih sangat sehat . pendonornya juga masih terlalu muda . jadi sepertinya tidak akan ada masalah” jelas suster itu lagi .

Tunggu dulu ! apa maksudnya ‘masih terlalu muda’ ? jangan-jangan . . . . .

“suster ! siapa pendonornya ?” seruku dengan nada tinggi . “siapa ? siapa pendonornya ?” seruku , kali ini dengan nada yang paling tinggi .

“se—seorang yeoja . dia tidak memberitahukan namanya . tapi aku sering melihatnya bersamamu”

Sudah kudugaaaa . . . .

_:: FLASHBACK END ::_

Dari kejauhan terlihat beberapa orang datang menuju kemari . samar-samar kulihat . setelah mereka cukup dekat , ku kenali beberapa sosok itu , mereka adalah Super Junior hyung .

“annyeong Jinki-ah” sapa mereka serempak .

“annyeong” balasku lirih .

“mianhaeyo . jeongmal mianhaeyo Jinki-ah . kami tidak pernah menduga akan terjadi hal seperti ini . tapi kami juga benar-benar sangat berterima kasih padanya karena telah menyelamatkan magnae kami . kami benar-benar minta maaf” ucap salah seorang dari mereka sambil beberapa kali terdengar sesunggukan .

“ahh! Aniyo . jangan minta maaf padaku . ini adalah kemauan dia , karena ia sangat mencintai hyungi . ia pasti sudah memikirkan dengan sangat baik atas apa yang ia lakukan ini . ia pernah berkata ,  ELF dan Super Junior adalah keluarga , sampai kapanpun tetap keluarga , walaupun kalian sama sekali tidak mengenalnya . tapi ia sudah berjanji akan melakukan apa saja agar hyungi bahagia , selalu memikirkan kebahagiaan hyungi . dan aku ingin hyungideul berjanji , mohon jangan melupakan ia yang sudah rela berkorban demi kyuhyun hyung” kataku sambil menatap bunga-bunga yang tergelatak diatas nisan .

“ne , kami berjanji . kami tidak akan pernah lupa apa yang telah ia perbuat untuk kyuhyun dan juga Super Junior” seru mereka

*Donghae POV*

“Gomawo atas semuanya . walaupun aku tidak bisa membuat kyu bertahan . tapi kau yang selalu ada di belakang kami untuk memberi support kini malah berkorban banyak untuk kami . aku sangat berterima kasih . benar-benar berterima kasih padamu” kataku terpotong , entah aku harus mengatakan apa lagi . aku hanya bisa menangis kini .

Tidak begitu lama setelah kami memenuhi makam ini dengan tangis dan airmata , kami terfikir untuk mempersembahkan sebuah lagu untuknya .

▶ A Short Journey ♫ ♬ ♪ [translate]

❝ today when the sun sets and the moon rises again , it’s still the same

Oh why is my heart changing this fast

Your appearance that resembled the blue sky rains

When my body gets wet from this rain I’ll hide my running tears ❞

❝ oh baby say goodbye , for a short while goodbye

The talk about goodbye , I’ll put it aside for a short while

When I open that door and take one step

Your breath that’s conveyed to the tip of my nose ❞

-END-

By ME

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s